Hidup Seperti Uap

September 14th, 2010 § 0 comments

“ Di mana ada detak jantung, di sana ada harapan,” tutur Thiago Simones. Simones mengatakan hal ini ketika harus menghadapi kenyataan yang pahit. Tunangan Simones yang bernama Mariana Bridi da Costa, finalis Miss World, harus bergumul dengan bakteri ganas pseudomonas aeruginosa. Bakteri yang menyebabkan model cantik ini kehilangan kedua tangan dan kemudian kakinya.

Hidup memang seringkali tak terduga. Mariana Bridi da Costa meniti karirnya di dunia fashion sejak remaja. Berulangkali ia memenangkan penghargaan dalam skala nasional dan internasional. Bahkan, dua kali ini mewakili Brazil dalam ajang Miss World pada tahun 2006 dan 2007. Pada tahun 2006 ia mendapatkan penghargaan dalam kategori pakaian renang terbaik, dan tahun 2007 ia berhasil masuk ke empat besar. Perubahan drastis itu terjadi sejak Desember 2008. Dokter mendiagnosa da Costa terkena infeksi saluran kencing, yang kemudian berkembang menjadi septimia. Penyakit ini mengakibatkan aliran darah ke bagian tubuh menjadi tidak lancar, sehingga organ-organ tubuh lumpuh. Pergumulan Mariana Bridi da Costa berakhir 24 Januari 2009, ketika Tuhan memanggilnya pulang di usia yang ke-20.

Sebelum penyakit itu menyerangnya, Mariana Bridi da Costa sedang mempersiapkan diri untuk karir sebagai supermodel. Agen model internasional sudah melakukan percakapan dan meracang masa depan karirnya. Manusia boleh berencana, tapi Tuhan punya kuasa. Benarlah kata firman Tuhan,” … sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.”


Leave a Reply

Your email address will not be published.

What's this?

You are currently reading Hidup Seperti Uap at Wahyu 'wepe' Pramudya's blog.

meta

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.