Kubur-kubur Terbuka dan Mayat-mayat Berkeliaran

December 1st, 2014 § 0 comments

walking deadSaya yakin kita sangat familiar dengan kisah penderitaan, kematian dan kebangkitan Yesus Kristus.  Kita berulangkali membacanya di kitab suci, menyaksikan drama atau malah film tentang hal ini.  Sejauh yang saya tahu, ada satu bagian dari rangkaian kisah penderitaan, kematian dan kebangkitan Yesus Kristus yang jarang sekali dikhotbahkan atau dikisahkan dalam drama atau film.  Anda bisa menebak bagian mana yang saya maksudkan?

Sila memperhatikan Matius 27: 52-53!  Anda tidak mengingatnya?  Baiklah, inilah bunyinya :

  • 52 dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.
  • 53 Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.

Nah, pernahkah Anda mendengarkan khotbah yang secara spesifik membahas ayat-ayat di atas? Pernahkah Anda melihat drama sekolah minggu di mana dua ayat tadi diperagakan?  Jika pernah, apakah Anda ingat siapa yang kebagian peran sebagai mayat-mayat yang bangkit itu?  Saya yakin Anda juga tidak pernah menyaksikan film yang menggambarkan adegan mayat-mayat yang bangkit kembali itu, selain di film-film sejenis Walking Dead–saya pinjam gambarnya di tulisan ini–yang sudah berlangsung sampai season ke-5 (?)

Menurut para ahli Alkitab, Matius 27:52-53 adalah salah satu bagian yang paling sulit ditafsirkan dalam Perjanjian Baru.   Ada begitu banyak perbedaan pendapat dan perdebatan yang berlangsung hingga kini.   Malah, bagi sebagian orang, corak penafsiran terhadap Matius 27:52-53 akan menjadi semacam penentu apakah pemahaman seseorang terhadap Alkitab masih konservatif atau cenderung progressif?

Ketika saya mempelajari bagian ini untuk kelas pemahaman Alkitab di GKI Ngagel, saya menemukan ada beberapa tafsiran yang malah melewatkan bagian ini begitu saja alias tidak membahasnya.  Ada buku-buku yang membahas bagian ini dalam 2-3 kalimat ringkas yang tak terlalu jelas apa artinya.  Syukurlah ada beberapa tafsiran lain yang membahas bagian ini dengan lebih spesifik.  Salah satu pokok diskusi dan perdebatan menyangkut bagian ini adalah : apakah kisah kubur terbuka dan orang kudus yang dibangkitkan ini adalah catatan historis?  Jika ya, mengapa hanya penulis Injil Matius yang menuliskannya padahal ini juga merupakan dampak penting dari kebangkitan Yesus Kristus?

Nah, saya menemukan setidaknya ada empat corak penafsiran untuk memahami bagian yang sulit ini.

  • Pertama, para ahli yang melihat peristiwa ini sebagai sebuah legenda lisan, dipercakapkan dari mulut ke mulut, dan dicatat oleh penulis Injil Matius untuk menggambarkan betapa dahsyatnya kuasa kematian dan tentu saja kebangkitan Yesus Kristus. Menurut pendapat ini, penulis Injil Matius bukan saja menuliskan fakta sejarah seputar kehidupan Yesus Kristus, namun juga bagaimana keberadaan Yesus Kristus itu dipercakapkan pada zamannya.  Bukankah selalu ada banyak percakapan dan kisah di seputar orang yang terkenal?  Demikianlah kisah tentang kubur kosong dan mayat yang bangkit lahir dari percakapan orang-orang, tepatnya para pengikut Yesus Kristus untuk mengungkapkan betapa hebatnya kuasa kebangkitan Yesus Kristus itu.

 

  • Kedua, para ahli yang melihat catatan munculnya orang-orang yang dibangkitkan ini sebagai penggambaran puitis dan apokaliptis yang menegaskan dampak meninggalnya Yesus Kristus dan penghakiman yang akan terjadi atas orang yang hidup dan mati di akhir zaman. Menurut pendapat ini, Yesus Kristus datang untuk menggenapi nubuatan tentang diri-Nya, termasuk dalam kematian dan kebangkitan-Nya. Nah, penulis Injil Matius kemudian menyisipkan penggambaran puitis dan apokaliptis ini di tengah rangkaian fakta historis kematian dan kebangkitan Yesus Kristus.

 

  • Ketiga, para ahli yang melihat catatan munculnya orang-orang yang dibangkitkan ini sebagai peristiwa yang secara historis terjadi di Yerusalem. Menurut pandangan ini, peristiwa kubur terbuka dan orang mati dibangkitkan benar-benar terjadi di Yerusalem.  Nah, tentu kita bisa membayangkan kehebohan kota Yerusalem ketika orang-orang Kudus yang sudah meninggal itu bangkit dan muncul kembali.  Namun sayangnya tidak tercatat peristiwa yang menghebohkan ini baik di catatan sejarah yang bersifat umum, ataupun dalam catatan Injil dan surat-surat dalam Perjanjian Baru.  Demikian juga tidak ada catatan lebih lanjut tentang nasib orang-orang Kudus yang telah dibangkitkan ini dalam Injil Matius dan bagian Alkitab yang lain.

 

  • Keempat, para ahli yang melihat peristiwa ini sebagai catatan historis atas realitas rohani atau spiritual, yakni orang-orang yang dibangkitkan itu menampakkan diri di Kota Kudus yang kekal, yakni Yerusalem Baru. Para penafsir ini mendasarkan argumentasinya salah satunya berdasarkan kata yang diterjemahkan sebagai kota kudus.  Menurut mereka kota kudus ini bukanlah Yerusalem pada waktu itu, tetapi merujuk pada Kota Kudus yang kekal.  Mereka menyakini penulis Injil Matius dapat saja menuliskan Yerusalem jika yang dimaksudkannya adalah kota Yerusalem pada waktu itu.  Realitanya penulis Injil Matius memilih kata Kota Kudus.

 

Nah, inilah hasil survei sederhana terhadap beberapa tafsiran yang membahas salah satu bagian sulit dalam Perjanjian Baru ini. Mana yang Anda setujui?  Tidak ada?  Silakan membuat tafsiran Anda sendiri dan jangan lupa memberikan informasi ke saya sebagai bahan update tulisan ini.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

What's this?

You are currently reading Kubur-kubur Terbuka dan Mayat-mayat Berkeliaran at Wahyu 'wepe' Pramudya's blog.

meta

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.