Lebih Berbahagia

November 4th, 2010 § 0 comments § permalink

” Saya selalu bermimpi kejadian ini dan hari ini akhirnya menjadi kenyataan. Ini merupakan ‘gol’ terbaik yang pernah saya lakukan, ini hari yang tak pernah terlupakan,” demikian kata Ronaldinho dengan air mata berlinang. Ronaldo de Assis Moreira, begitu nama lengkap Ronaldinho, adalah pemain sepakbola terbaik dunia tahun 2004.

‘Gol’ terbaik itu tidak dicetak dalam pertandingan, tetapi dalam peresmian yayasan sekaligus sekolah miliknya. Ronaldinho Institutio seluas 11,7 hektar dirancang untuk menampung sekitar 3500 pelajar. Yayasan ini bukan saja akan menawarkan kegiatan olahraga, tetapi juga kursus komputer, teater, musik, dan bahasa. Sasaran utamanya adalah anak-anak miskin yang berada di daerah kelahiran Ronaldinho di Porto Alegre, Brasil.

Ternyata mendapatkan gaji sebesar 253 Milyar per tahun tidak momen terbaik bagi seorang Ronaldinho. Mendapatkan gelar pemain sepakbola terbaik dunia tahun 2004 pun ternyata bukan momen terbaik di dalam hidupnya. Momen terbaik di dalam hidupnya terjadi ketika ia memberi, bukan mendapatkan. Maka benarlah perkataan ini : lebih berbahagia memberi daripada menerima.

Tinja Termahal

October 22nd, 2010 § 0 comments § permalink

Tahukah Anda bahwa tinja atau kotoran bisa mempunyai harga yang sangat mahal? Tentu bukan tinja dari manusia, meski ia seorang celebritis kondang atau bahkan presiden sekalipun. Tinja atau kotoran termahal di dunia adalah “hasil produksi” dari binatang. Nama binatangnya adalah Paradoxurus Hermaphroditus yang dalam percakapan sehari-hari kita sebut sebagai Luwak, sejenis Musang. Luwak adalah pemangsa buah kopi yang sudah matang. Ketika ia menikmati buah kopi, maka biji-biji kopi pun ikut tertelan ke dalam perutnya.

Biji-biji kopi itu pun berada di dalam perut Luwak dan berinteraksi dengan segala macam ensim yang ada. Karena biji-biji kopi itu tidak dapat dicerna oleh Luwak, maka keluarlah biji-biji itu bersama dengan kotoran. Tinja Luwak dengan biji-biji kopi ini menjadi komoditas yang dicari banyak orang, karena harga biji-biji kopi yang tercampur dengan kotoran itu berkisar Rp. 650.000,- per 250 gram. Bandingkan harganya dengan kopi lain yang hanya dijual Rp. 6500,- per 250 gram. Kopi luwak 100 kali lebih mahal! Inilah kopi yang seringkali disebut-sebut termahal di dunia : Kopi Luwak. Kopi Luwak mempunyai rasa dan kualitas yang berbeda dengan kopi-kopi lain, dan oleh karenanya banyak diburu oleh para pecinta Kopi. Rasa dan kualitas kopi Luwak yang khas adalah hasil dari berada dalam proses di perut Luwak. Menjadi berkualitas adalah hasil sebuah proses.

Proses itu kadangkala menyakitkan dan tidak jarang memalukan, sehingga seringkali dihindari. Tetapi, apabila kita mempunyai kerelaan dan ketabahan, kita akan keluar sebagai orang yang lebih berkualitas. Lebih berkualitas dan oleh karenanya tentu lebih berharga.

Hidup Seperti Uap

September 14th, 2010 § 0 comments § permalink

“ Di mana ada detak jantung, di sana ada harapan,” tutur Thiago Simones. Simones mengatakan hal ini ketika harus menghadapi kenyataan yang pahit. Tunangan Simones yang bernama Mariana Bridi da Costa, finalis Miss World, harus bergumul dengan bakteri ganas pseudomonas aeruginosa. Bakteri yang menyebabkan model cantik ini kehilangan kedua tangan dan kemudian kakinya.

Hidup memang seringkali tak terduga. Mariana Bridi da Costa meniti karirnya di dunia fashion sejak remaja. Berulangkali ia memenangkan penghargaan dalam skala nasional dan internasional. Bahkan, dua kali ini mewakili Brazil dalam ajang Miss World pada tahun 2006 dan 2007. Pada tahun 2006 ia mendapatkan penghargaan dalam kategori pakaian renang terbaik, dan tahun 2007 ia berhasil masuk ke empat besar. Perubahan drastis itu terjadi sejak Desember 2008. Dokter mendiagnosa da Costa terkena infeksi saluran kencing, yang kemudian berkembang menjadi septimia. Penyakit ini mengakibatkan aliran darah ke bagian tubuh menjadi tidak lancar, sehingga organ-organ tubuh lumpuh. Pergumulan Mariana Bridi da Costa berakhir 24 Januari 2009, ketika Tuhan memanggilnya pulang di usia yang ke-20.

Sebelum penyakit itu menyerangnya, Mariana Bridi da Costa sedang mempersiapkan diri untuk karir sebagai supermodel. Agen model internasional sudah melakukan percakapan dan meracang masa depan karirnya. Manusia boleh berencana, tapi Tuhan punya kuasa. Benarlah kata firman Tuhan,” … sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.”

Keindahan Pengampunan

September 13th, 2010 § 0 comments § permalink

Pengampunan adalah gagasan yang indah, sampai ketika gagasan itu mesti diwujudkan dalam tindakan mengampuni. Mengampuni memang bukan tindakan yang mudah, tetapi tidak mustahil untuk terjadi. Gagasan indah tetapi sulit diwujudkan inilah yang telah terjadi di dalam kehidupan Phan Thi Kim Phuc.

Pada tanggal 8 Juni 1972, sebuah Bom Napalm dijatuhkan di desa tempat tinggal Phuc di Vietnam. Phuc yang pada waktu itu berusia 9 tahun berlari telanjang sambil menangis, sambil berteriak,” Nong qua! Nong qua!” (Terlalu panas! Terlalu panas!) ketika tubuhnya terkena radiasi bom tersebut. Momen tragis ini diabadikan oleh seorang fotographer bernama Nick Ut dan memenangkan Hadiah Pulitzer. Kisah di balik potret ini menjadi mendunia, tetapi tidak banyak orang tahu tentang apa yang terjadi sesudahnya.

Setelah peristiwa itu, Phuc dirawat selama 14 bulan di rumah sakit. Luka fisiknya sembuh, tetapi kemarahan dan kebencian justru muncul dan bertambah kuat. Phuc berkata,”Kemarahan dan kebencianku setinggi gunung, dan kepahitanku sehitam kopi” Beberapa kali Phuc mengungkapkan keinginannya untuk mati. Sampai akhinya Phuc menemukan dan membaca sebuah Alkitab di perpustakaan. Tertarik dengan ajaran Alkitab, Phuc mengiyakan ajakan seorang rekan untuk menghadiri sebuah perayaan Natal dan di sinilah luka-luka di jiwa Phuc sembuh. Phuc berkata,” Yesus menolongku untuk mengampuni musuh-musuhku, dan akhirnya saya mempunyai damai di dalam hatiku” Phuc merasakan keindahan pengampunan.

Di dalam Yesus Kristus kita mendapatkan kekuatan untuk mengampuni, dan bahkan mengasihi musuh-musuh kita. Itu sebabnya, Yesus Kristus berfirman,” Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” (Lukas 6:35).

Kasih Tak Pernah Gagal

September 13th, 2010 § 0 comments § permalink

Kasih adalah alasan utama mengapa orang menikah. Pernikahan dipandang sebagai tempat di mana kasih akan bertumbuh dan berkembang. Tapi, pada realitanya pernikahan tidak selalu berjalan lancar. Pada saat itu, mampukah kasih melewati ujian pernikahan ini?

Dana Charles Morosini adalah seorang perempuan yang memasuki pernikahan dengan harapan akan kebahagiaan. Dana menikah dengan Christoper Reeve, seorang pemeran tokoh Superman. Harapan Dana akan kebahagiaan terpenuhi secara utuh. Sayangnya, situasi itu hanya bertahan selama 3 tahun. Christopher Reeve mengalami kecelakaan ketika sedang berkuda. Akibatnya, Reeve mengalami kelumpuhan dari leher ke bawah. Dana lah yang tekun merawat Reeve. Bukan saja merawat Reeve, Dana juga mendirikan Christopher Reeve Foundation yang menolong riset bagi kesembuhan sakit lumpuh dan upaya peningkatan kualitas hidup orang cacat. Dana setia dengan pernikahannya sampai Reeve meninggal dunia. Bahkan, setelah meninggalnya Reeve, Dana bahkan meraih gelar “Mother of the Year Award” dari American Cancer Society karena dedikasi dan ketabahannya dalam membesarkan anak setelah kematian suaminya.

Di pemakanan Reeve, Dana bertutur,” Saya berjanji untuk mengasihimu sampai maut memisahkan kita. Saat ini di hadapan semua orang, saya mengaku. Saya berbohong. Saya tidak dapat mengasihimu sampai maut memisahkan kita. Saya tidak bisa. Saya tidak bisa berhenti mencintaimu. Walaupun kematian memisahkan kita.” Wow sungguh indah bukan? Kekuatan kasih selalu memesona.

Sungguh, kasih tidak pernah gagal. Tidak ada kekuatan yang lebih besar dari kasih. Firman Tuhan berkata,” … dan yang paling besar adalah kasih.” (1Kor 13:13)

Where Am I?

You are currently browsing the Ilustrasi Wepe category at Wahyu 'wepe' Pramudya's blog.

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.