September 13th, 2010 § 0 comments

Keluaran 14:1-14

Pendahuluan
Maju kena, mundur pun kena. Demikianlah keadaan orang yang sedang terjepit. Terjepit oleh pergumulan hidup, sakit yang tidak kunjung sembuh, atau masalah finansial. Serba salah dan serba susah. Tidak melakukan tindakan apapun, situasi bertambah buruk; tetapi melakukan suatu tindakan pun belum tentu membuat situasi lebih baik.

Proposisi
Situasi terjepit adalah salah satu bagian dari kehidupan manusia yang berada di dalam kedaulatan Tuhan.

Kalimat Tanya
Mengapa Tuhan mengijinkan umat-Nya berada dalam situasi terjepit?

Kalimat Peralihan
Ada dua maksud Tuhan di balik situasi terjepit :

1. Situasi terjepit diijinkan Tuhan untuk menguji hati umat-Nya (ay. 10-14)
Orang Israel yang berada dalam perjalanan untuk lepas dari penjajahan di Mesir mengalami situasi terjepit ini. Di hadapan mereka terbentang laut, sedangkan di belakang mereka nampak pasukan Firaun dengan penuh semangat mengejar untuk membunuh mereka. Di dalam situasi terjepit inilah nampak hati orang Israel yang sebenarnya. Orang Israel ketakutan, menyesali langkah kepergian mereka, dan bersungut-sungut kepada Musa. Di dalam situasi terjepit, nampaklah apa yang sebelumnya di dasar hati seseorang. Tuhan menggunakan situasi terjepit untuk menguji hati kita, supaya kita menyadari apa yang sebenarnya ada di dalam diri kita. Ketika kita diri kita yang sebenarnya, Tuhan ingin kita bertumbuh.

2. Situasi terjepit diijinkan Tuhan untuk menyatakan mukjizat-Nya (ay 13-14; 21-22)
Tuhan adalah pribadi yang penuh kasih atas umat-Nya. Melihat dan menyadari situasi terjepit yang dialami umat-Nya, Ia bertindak. ketika Tuhan bertindak, maka apa yang tidak mungkin menjadi bisa terjadi. Ketika Musa mengulurkan tongkatnya, maka terbelahlah Laut Teberau sehingga orang Israel bisa berjalan melintasi laut itu semalam-malaman. Tidak hanya itu, pasukan Firaun pun tewas tenggelam ketika mereka hendak menyusul orang Israel. Inilah sebuah mukjizat. Ketika situasi yang tidak mungkin menjadi sebuah kemungkinan di tangan Tuhan. Mukjizat ini diberikan sebagai tanda bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya, dan kuasa-Nya akan dinyatakan seturut kehendak-Nya.

Kesimpulan
Situasi terjepit adalah keadaan yang diijinkan Tuhan untuk membuat kita menyadari keadaan hati kita yang sebenarnya. Kita belajar makin mengenal diri kita dalam situasi yang terjepit. Pengenalan diri tersebut, adalah modal utama untuk bertumbuh. Tidak usah kecewa dan putus asa dalam situasi terjepit, sebab Tuhan akan menyatakan mukjizat seturut kehendak-Nya.


Leave a Reply

Your email address will not be published.

What's this?

You are currently reading at Wahyu 'wepe' Pramudya's blog.

meta

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.