Mati Ketawa ala Anak Pendeta

September 13th, 2010 § 1 comment § permalink

Alden (2,5 th) sudah mandi dan berpakaian rapi. Saya sedang menggendongnya, lalu terjadilah percakapan ini :

Papa : Alden ganteng ya, anak siapa sih?
Alden : (diam)
Papa : (narsis mode on) anaknya pak wahyu pramudya ya?
Alden : Bukan!
Papa : (penasaran) Lho, Alden anaknya siapa?
Alden : (dengan cepat dan mantap) anaknya Tuhan Yesus
Papa : wakakaka ….

***

Mana lebih besar pengaruhnya : lagu di Sekolah Minggu dan lagu tayangan televisi? Alden (2,5 th) menjawab lewat nyanyiannya di suatu pagi.

“Kambing embek-embek, kucing eong-eong, kodok teot cublung …, tetapi anak Tuhan … goyang duyu (dengan gaya ala Project Pop)” Nah lho, bukannya koalisi lebih baik? He…he…

***

Alden (2,5 th) senang sekali kalau saya mengangkatnya tubuhnya tinggi-tinggi dan menahannya sejenak dengan posisi itu. Alden menyebutnya main tinggi-tinggian. Nah, Alden bernyanyi,” Yesus disalibkan karena cintanya … “ dan terjadilah percakapan teologis ini, karena papanya pendeta :

Papa : Tuhan Yesus disalib karena apa?
Alden : karena main
Papa : (bingung mode on) lho main apa?
Alden : tinggi-tinggian
Papa : (dalam hati) bener juga sih, kayu salib khan juga tinggi.

Where Am I?

You are currently browsing the Humor Wepe category at Wahyu 'wepe' Pramudya's blog.

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.